Selasa, 04 Oktober 2016

Canada, The Place to Explore Amazing Nature

Kemana lagi yah jalan-jalan yang seru? Kali ini saya pilih Amerika, karena belum pernah ke benua ini. USA atau Kanada yah, saya pilih Kanada karena pemandangan alamnya lebih banyak. West atau East yah? Kalau teman saya tinggalnya di East tapi pemandangan Canadian Rocky dan atraksi alam aurora borealis juga lebih mudah dijangkau dari West. Jadi saya putuskan main di area West dan itinerary utama saya adalah Canadian Rocky yang terkenal dengan Banff National Park dan Columbia Icefield-nya, dan tentunya berburu aurora ke area Yukon adalah hal yang kudu saya lakukan.
Sebelum lanjut, mungkin ada yang bertanya, apa itu aurora?
Aurora adalah pancaran cahaya pada lapisan ionosfer bumi yang ditimbulkan dari interaksi medan magnetik bumi dengan partikel bermuatan yang dipancarkan matahari. Aurora borealis bisa dilihat di artic cicle bumi bagian utara dan aurora australis di bagian selatan. Umumnya orang lebih memilih melihat di utara. Aurora borealis umumnya dapat jelas dilihat di bulan Sep-Okt dan Mar-Apr. Cantik banget langit yang gelap dihiasi cahaya hijau yang menari-nari dan kadang muncul juga warna violet.

Day 1 - Perjalanan Jakarta-Vancouver
Anggap saja day 1 yah karena berangkat Sabtu jam 14.30 WIB dan sampai sabtu juga jam 19.30 waktu Vancouver.
Kami naik pesawat Eva Air, beruntung Jakarta-Taipei nya kami dapat bangku row 20 an yang merupakan bangku premium economy yang mereka jual sama harganya dengan economy. Bangkunya besar dan bagian kaki bisa dinaikkan...jadi kalo beli tiket Eva Air Jakarta-Tapei langsung minta book bangku row 20-an, asik banget bangkunya. Tapi nasib buruk di penerbangan Taipei-Vancouver...bangkunya terasa lebih kecil dari economy class pesawat lainnya yang pernah saya pakai, ditambah 2 orang disebelah kami badannya gede... Nasib dah, 11 jam begini. Saya dan ade saya gantian duduk di tengah dan pinggir tapi ngak nolong dah. Hhmmm semoga pulangnya nanti sebelahnya kosong atau sebelahnya orang imut dah yang duduk. Tapi untungnya wc sih ngak jorok, penumpangnya lumayan pada tahu diri, sopan dan ngak heboh.
Terbang kali ini adalah penerbangan terlama yang saya alami, naik kelas he...he... yaitu 5.5+11 jam dan akhirnya lega juga setelah mendarat, badan juga untungnya ngak cape. Jet lag juga ngak kami alami karena ada untungnya sampai rada malam jam 19.30 jadi dengan modal CAD35 naik taxi sampailah kami di hotel, setelah check in kami makan di hotel lalu tidur.

Day 2 - Keliling Vancouver
Hari pertama trip kami awali ikut kebaktian di Coastal Church yang terletak hanya sekitar 300m dari Blue Horison Hotel, tempat kami menginap. Gerejanya cukup ramai untuk ukuran kota ini. Khotbah yang saya inget satu hal "service make unity" maksudnya jika kita mempunyai hati pelayan, apapun itu dan kepada siapapun maka akan membuat kita dan yang kita layani menjadi erat...iya sih, mirip ama teori marketing juga yang mengajarkan harus melayani pelanggan sampai after self service-nya juga.
Setelah itu kami naik trolley bus tour keliling kota dengan membayar CAD 45 dan berharap ketemu royal family yang lagi kunjungan kesini.
Rute pertama kami ambil yang grey line lalu dilanjutkan red line. Stop pertama kami di Totem Poles di Stanley Park. Totem Poles adalah patung ukiran dari kayu yang dicat warna warni. Patung ini bukan obyek penyembahan tapi adalah lambang nature yang dikreasikan oleh warga asli amerika utara.
Berikutnya adalah Prospect Point dimana kami bisa melihat Lion Gate Bridge dengan pemandangan sungai.
Dari sini kami ikuti rute trolley bus dan baru berhenti lagi di Canada Palace. Kapal pesiar super besar gagah bersandar disini. Tapi sayang ngak liat Prince William & Princess Kate, kurang awal sampenya. Menurut driver Trolley Bus dia sempat lihat.
Kami lalu mengambil rute red line untuk keliling ke Granville, Chinatown dan Gastown. Jalanan rute ini lumayan ramai, katanya sih karena kunjungan family royal tadi. Saat melewati area Chinatown saya cukup takjub karena areanya cukup luas. Ya, Vancouver memang memiliki area chinatown ketiga terluas di benua Amerika, saya jadi ingat kemarin di imigrasi petugasnya wajah engko-engko dan enci-enci Hong Kong he...he...
Di Gastown obyek utamanya adalah jam uap dan berbagai toko. Kami ngak lama disini dan langsung beranjak balik ke arah hotel dimana kami menginap yang berlokasi di Robson Street yang merupakan deretan pertokoan yang lebih modern darpada Gastown.

Day 3 - Fly to Calgary
Calgary kota tujuan kami berikutnya merupakan kota dimana kami akan ikut day tour ke tempat yang kece banget yaitu Banff National Park dan Columbia Icefield.
Kami berangkat dari hotel ke airport lebih awal dan untung lebih awal karena domestik flight ramai. Print boarding pass dan baggage label cukup cepat dengan mesin otomatis tapi antrian pengecekan untuk masuk terminal yang lumayan panjang.
Penerbangan 1 jam berjalan nyaman dengan pesawat embrarer-nya Air Canada yang walau pesawatnya kecil tapi bangkunya cukup lebar dan jarak antar bangkunya juga nyaman.
Setelah mendarat kami ke hotel naik taxi cab. Tadinya mau yang taxi meteran tapi berhubung nih mobil hitam mengkilap dan bagus, kelas mobil yang cc nya tinggi dan driver berjas dan pakai name tag, saya naik mobil ini dan harga ngak jauh beda CAD 50.
Dalam perjalanan ke hotel, saya nendapat kesan suasana disini kebih sepi dan lega daripada Vancouver.
Setelah check in hotel, kami langsung bergegas ke arah C-Train menuju Calgary Zoo. Dalam perjalanan kami sempat foto di patung ala raksaksa ngak jauh dari hotel Delta Calgary tempat kami menginap.
Lalu kami jalan ke arah halte City Hall dan alamak salah naik. Kami naik yang line merah...untung cepat sadar jadi kami balik lagi ke halte City Hall yang merupakan titik dimana C-Train line merah dan biru terpecah menjadi 2 rute.
Setelah naik C-Train line biru kami turun di Zoo station yang merupakan stasiun kedua setelah City Hall. Pas turun, drama terjadi lagi...pintu arah zoo kurang jelas. Tapi untungnya setelah mengamati kanan kiri, tampaklah jalanan bawah tanah yang link ke Calgary Zoo.
Calgary Zoo
Saat itu kami tiba sudah jam 4 sore, tapi ok lah 2 jam bayar CAD 24, agak mahal tapi anggap aja buat mendukung kebun binatang ini.
Kami pertama-tama mengunjungi binatang khas kanada tapi halah pada ngak ada...saya padahal pengen lihat beruang putih-nya. Hhmm tapi kunjungan ini tidak membuat saya kecewa karena saya puas banget lihat gorilla hitam yang posturnya mirip banget dengan manusia di area zona Afrika. Gaya tidurnya nih gorilla ampun dj...mirip banget ama manusia.
Hari ini jam 6 sore kami sudah "ngandang" di hotel, simpan energi untuk besok karena jam 05.50 sudah akan dijemput oleh pihak day tour.

Day 4 - Cuci Mata Melihat Pemandangan Alam Canadian Rocky
Hari ini kami ikut day tour yang kami pesan online dari Brewster Travel yang web-nya adalah www.brewster.ca. Perjalanan dimulai sangat pagi, jam 6 pagi kami sudah dijemput. Setelah menjemput peserta lainnya, bis melaju ke arah kota Banff, pemandangan langit masih gelap gulita dan sekitar jam 7 an saat hampir tiba di Banff, pemandangan sunrise muncul sangat cantik dramatis.
Di kota Banff yang merupakan kota tertinggi di Kanada (1383m diatas permukaan laut) kami di drop di terminal tour Brewster dan dari sini setiap peserta dipisahkan dengan rute pilihan masing-masing. Sebelum lanjut, kami sempat makan croissant dan teh panas di cafe Tim Hortons, lumayan deh, kalau tidak modal 1 muffin yang tadi kami makan jam 5 pagi ngak bakal nahan sampai jam 12 siang.
Perjalanan kami keliling Banff National Park yang merupakan nasional park pertama Kanada yang diresmikan tahun 1885 dan Columbia Icefield, yang terletak di Canadian Rocky, tepat dimulai jam 7.30...tepat sampai ke menit nya loh... Begitulah kalau ikut tour yang dikelola bule pasti tepat waktu. Yang telat bakalan ditinggal dan kalau berbaik hati dititip ke bis lain tapi jadi stress kan...makanya kalau ikut tour yang dikelola bule ngak boleh telat.
Perjalanan kami dari kota Banff ke arah Banff National Park disajikan pemandangan gunung, pohon yang terkombinasi dengan sangat cantik dan kami juga beruntung karena double rainbow muncul dengan cantik banget.

Lake Louise
Danau ini adalah spot pertama dari rute tour ini. Danau ini memang cantik bukan hanya fotogenik saja tapi aslinya beneran kece. Danau hijau dengan latar gunung yang masih ada sisa-sisa salju nikmat dipandang tapi sayang hanya dikasih waktu 30 menit saja disini.
Peyto Lake
Danau ini ngak kalah cantik dengan Lake Louise dengan tampilan danau yang lebih memanjang, menampilkan pemandangan air hijau tosca dengan latar gunung bersalju. Disini nih ada 2 remaja asia telat balik ke bis dan pas sambil jalan dihitung ketinggalan. Nah ditinggal beneran tuh dan dititip ke bis berikutnya dan didrop di spot berikutnya untuk gabung....stress kali tuh anak ditinggal he...he... saya suka sih ama tour seperti ini jadi yang tertib ngak rugi waktu tapi konsekuensinya saya juga kudu pantau jam tangan terus ngak boleh telat.
Lalu perjalanan dilanjutkan ke arah Columbia Icefield dan kami berhenti di beberapa spot termasuk makan siang. Makanannya enak juga dan cocok buat yang kelaparan karena buffee.
Di lokasi restaurant juga pemandangannya bagus termasuk pemandangan icefield tampak dari sini.
Arthabasca Columbia Icefield
Kami berganti bis khusus yang rodanya besar banget dan surprise-nya drivernya banyak yang cewe dengan tampilan lumayan feminim...canggih juga nih cewe nyalinya bawa bis besar, bannya aja setinggi saya dan rutenya melewati area curam pula.
Tiba di icefield yang sudah jadi es batu ini kudu ati-ati jalannya karena licin...mungkin pergi awal spring lebih ok karena saljunya masih baru. Kalau ini saya pergi akhir September dimana akhir autumn jadi saljunya udah lama banget. Btw selama winter, start 16 oktober kita malah ngak bisa main disini dan wisata ini ditutup...mungkin karena saljunya terlalu tebal.
Glacier Skywalk
Nah yang takut ketinggian bakalan bergetar karena di bagian ujungnya adalah lantai kaca dengan ketinggian yang lumayan.
Pemandangan gunung dari lokasi ini cakep juga loh.
Ini adalah spot terakhir dari tour ini tapi pamandangan selama perjalanan balik ke kota Banff juga ok banget termasuk pemandangan di cafe dan toko souvenir dimana kami di drop 15 menit disini. Saya makan ice cream, lumayan mahal CAD 5 satu corn nya tapi enak...rasanya beda...selevel sih dengan ice cream merk top tapi ada rada khasnya.
Dari Banff tempat terminalnya Brewster Travel, kami naik bis lain lagi untuk di antar ke hotel Delta di Calgary tempat kami menginap dan sebelumnya kami sempat makan potato wages dan teh panas di cafe nya. Nah kali ini juga ada yang ditinggal lagi nih 1 orang, bis jalan tepat jam 19.30. Driver-nya telp sih ke petugas office mereka bilang dia ninggalin 1 orang yang ditinggal....baguslah tinggal aja, daripada ini satu bis dah penuh garing harus makin malam sampainya dan paling besok dia baliknya atau sebenarnya bisa juga dia sebenarnya cancel tapi ngak bilang. Perusahaan travel bule rata-rata memang seperti ini sih. Saat di Swiss saya ingat ada remaja asia telat karena asik belanja, mereka ngak tinggalin karena kondisini ngak memungkinkan tapi ama guidenya diocehin di depan semua peserta...I like it! Ya kalau telat karena sesuatu yang diluar kemampuan sih maklum malah kasihan tapi kalau telat keasikan belanja sih ogah bener nunggunya.
Sekitar 1.5 jam perjalanan, saya beberapa kali tertidur pulas sampai ngimpi ha...ha...dan dengan badan rada cape tibalah di hotel sekitar jam 10 malam....tapi abis mandi dan minum vitamin seger lagi dan sambil makan popcorn nulis artikel bagian hari ke 4 ini he..he...
Untuk menikmati Banff National Park dan Columbia Icefield memang lebih enak ikut tour dan opsinya selain dari Calgary Downtown, bisa juga kita menginapnya di kota Banff, disini banyak hotel menengah dan ke Banff nya bisa pesan shuttle-nya Brewster Travel yang rute Calgary Airport-Banff.

Day 5 - Fly to Whitehorse & Berburu Aurora Day 1
Hari ini pagi sampai siang boleh dibilang ngak ada acara apa-apa, simpan energi buat bergadang nanti malam memburu aurora.
Kami naik pesawat air canada dari Calgary ke Vancouver dan fly through ke Whitehorse dengan Air Canada Express, bangku lumayan ok tapi pesawatnya kecil dan pramugarinya simple banget tampilannya.
Jam 5 sore kami mendarat di Whitehorse dijemput petugas travel yang sudah opa dan katanya hari itu hari kerja dia terakhir dan berikutnya mau jadi pelukis aja. Opa ini ternyata orang jerman karena saya tebak waktu telpon campur bahasanya inggris dan jerman.
Selama disini saya full menggunakan lokal tour mulai dari penjemputan, hotel, acara tour nya sampai beli tiket pesawat Air North, pesawat kebangaan orang Yukon (saya beli pulangnya saja karena jadwal perginya ngak pas jadi saya beli online Air Canada). Paker tour 3 days 2 nights Aurora Viewing ini saya pesan online dan juga berkomunikasi via email dengan meteka, web-nya adalah www.NorthernTales.ca dan emailnya info@notherntales.ca
Di whitehorse penduduknya agak beda komposisi dengan Vancouver dan Calgary. Wajah asia jauh lebih sedikit disini...makanya kami sering diliatin orang...ada orang nyasar ke "kampung" nya Kanada ha...ha...
Perjalanan dari airport ke hotel Best Western hanya 5 menit an melewati jalan Alaska Highway. Tiba di hotel kami langsung cari makan dan istirahat.
Berburu Aurora hari ke 1
Pesertanya malam ini cukup banyak, ada 3 mobil van dan dipecah di 3 lokasi yang nama lengkapnya ngak tahu apa...dipinggir jalan 30 km an dari kota.
Suhu hari itu dingin juga minus 3, kami hanya tahan 15 menitan di luar alam terbuka dan nongkrong di rumah kayu...ternyata satu persatu peserta juga ngukut ke dalam. Kedinginan dan kebetulan saat kami datang auroranya lagi bagus jadi di awal udah dapat foto bagus.
Membuat foto aurora ternyata susah susah gampang. Harus pakai tripot...siapa yang tahan pegang kamera 20 detik ngak boleh gerak karena type yang dipakai SCN at night yang perlu waktu lama untuk loading. Untungnya pihak tour punya stock tripot banyak jadi saya bisa pinjam. Cuaca malam yang gelap tapi cerah adalah faktor utama, jadi walau aurora lagi bagus tapi hujan, bersalju atau langit kurang gelap maka cahaya aurora tidak ada susah dilihat.
Hari ini aurora termasuk yang terbaik karena cahaya hijau bisa dilihat mata hasil di kamera hijau terang.
Namun membuat foto dengan obyek orang ngak semua kamera bisa...kami semua ngak bisa kecuali kamera milik travel yang type Canon EOS 5D dan flash nya warna merah bukan putih. Karena obyek orang perlu pakai flash tapi aurora ngak boleh pakai flash...mabok kan ha...ha.. Tapi kami bisa download foto kami di website-nya travel. Kami ngak mau rugi, minta di foto in banyakan. Nah, saat di foto pakai kamera mereka aurora lagi ngak terlalu hijau loh tapi kamera bisa menangkap warnanya, sedangkan mata kita bisa melihat hijaunya saat aurora-nya kental (di kamera/foto jadi hijau pekat terang) kalau tidak kental hanya terlihat putih kehijauan.
Kami juga bolak balik keluar dan balik lagi nongkrong sambil ngobrol di rumah kayu atau api unggun dengan guide kami yang juga hobby traveling, dia pernah keliling Jawa sebulan. Antar peserta juga saling ngobrol, mereka dari berbagai negara dan kali ini banyakan dari Australia.
Btw, Prince William & Kate tadi siang datang ke Main Street di downtown, salah satu guide yang asal Singapore ada yang ikut menyaksikan dan dia kasih liat fotonya ke saya. Kata dia hanya the couple, sedangkan my favourite prince, George dan dedenya ngak muncul...ngumpet dimana yah si George...

Day 6 - City Whitehorse Tour & Berburu Aurora Day 2
City Tour
Pagi jam 10 kami diajak keliling Whitehorse. Hanya 1.5 jam tapi lumayan juga bisa lihat beberapa tempat. Tempat pertama yang dikunjungi adalah visitor center. Disini, di depan peta Yukon, guide menerangkan beberapa hal. Luas Yukon, 482m2 ternyata lebih besar dari Jerman loh...tapi penduduknya sedikit hanya 31 ribu jiwa...yah, maklum lah yah karena daerah Yukon banyak yang dingin dan cenderung beku. Yukon memiliki beberapa highway, yang terpanjang adalah alaska highway dari ujung British Columbia melewati kota Whitehorse, Dowson dan sampai Alaska. Highway ini panjang sekali, 2,223km dibangun pada masa perang dunia 2, tahun 1942 dan dibangun hanya dalam waktu 9 bulan.
Kota Dawson dulu sempat ramai pada masa gold rush di Klondike pada tahun 1896-1899, banyak orang datang kesini terutama dari area usa yang saat itu sedang kurang bagus ekonominya. Pada masa itu ternyata banyak korban, ribuan kuda, manusia pun katanya banyak yang cacat dan kehilangan nyawa. Kota ini saat itu ramai banget tapi setelah sumber emas habis kota menjadi sepi, saat ini hanya ada 1300 an penduduk.
Di area Yukon katanya juga ada sumber alam berharga lainnya tapi dilarang untuk ditambang alasannya sayang pemandangannya di rusak...hhmmm.
Di Yukon dekat Whitehorse ada satu kota kecil Carcross yang cantik dengan danaunya dan gerbang menuju icefield-nya Yukon dan juga salah satu tempat bermukimnya First Nation..hhmmm makanya Prince William dan Kate mampir ke tempat itu juga.
First Nation itu apa? Adalah penduduk asli Yukon sebelum warga kulit putih bermigrasi kesini. Penduduk asli Yukon diperkirakan dari Siberia dimana saat ribuan tahun lalu ketinggian air masih rendah dimana Siberia terhubung dengan benua Amerika.
Setelah itu kami diajak ke kapal bersejarah S.S Klondige 2 yang ukurannya cukup besar 12.5m lebar x 64m panjang, kapal yang cukup besar tapi dahulunya dipakai menyusuri Yukon River dari Whitehorse ke Dawson yang tidak lebar.
Dari sini kami diajak ke dam airnya mereka. Saat itu kami tidak melihat ikan salmon nya.
Lanjut kami keliling kota dan ternyata di kota ini banyak lukisan di dinding bangunan yang dilukis dengan cantik oleh pelukis-pelukis kota ini.
City tour selesai dan guide kami ternyata bule pendaki gunung, dia pernah ke Probolinggo, mendaki gunung di Jawa dan suka ama mie goreng...hadeh bikin kangen aja ama nih makanan.
Lalu sebelum masuk ke hotel kami makan croisant againnnn dan kopi teh di Tim Hortons. Ke toko buku beli buku tentang sejarah masa goldrush dan vcd aurora yang ada tulisan mata manusia dan kamera berbeda dalam menangkap cahaya aurora...hhmmm pantesan aja sih kamera canggihnya travel kemarin bisa "nyedot" lebih banyak warna hijau aurora padahal saat itu cahaya kurang hijau.
On the way ke hotel kami mampir ke kantor pos menjalankan tugas mulia dari atasan saya ha..ha...
Kemudian, santai dan bobo di hotel, simpan energi buat begadang again!
Berburu Aurora Day 2
Hari ini lebih dingin dari kemarin, agak cloudy dan banyak bintang sehingga cahaya hijau aurora dengan kasat mata tampak cenderung putih, beda dengan kemarin. Tapi apa seperti kata di buku, mata kita dan kamera berbeda menangkapnya. Di kamera masih tampak hijau tapi tidak terang seperti kemarin. Barulah saat menjelang jam 2 pagi cahaya agak tanpak warna hijaunya walau tidak sekuat yang kemarin dan ada sedikit cahaya merahnya.
Jadi beruntung kemarin sudah dapat melihat yang terbaik dimana cahaya hijau dapat dilihat mata sangat jelas. Hari ini kami juga lebih banyak bolak balik ke rumah kayu karena anginnya hari ini lumayan lebih kencang dan suhu minus 5.

Day 7 - 8 Going Home
Hari ini kami balik ke Vancouver terbang pesawat kebanggaan Yukoners yaitu Air North. Dibanding Air Canada Express, di Air North bagasi gratis, dapat kue dan minuman plus sebelum check in juga disediakan minuman dan biskuit.
Setelah terbang 2 jam, tibalah kami di Vancouver Airport, makan siang di area food court dan kami makan bentonya Toshi, lumayan banyak porsinya dan enak juga. Lalu kami masuk hotel transit untuk tidur....soalnya belum tidur nih dari tadi setelah berburu aurora.
Sebenarnya ada pilihan pesawat dar Whitehorse jam 5 sore jadi sampainya jam 7 malam dan ini keburu dengan flight ke Jakarta-nya, tapi saya ngeri kalau delay gimana dan rasanya juga akan lebih cape.
Kami ambil paket yang 6 jam di Fairmont Vancouver Airport Hotel dan complimentary 2 jam di Plaza Premium Lounge, ada sih pilihan yang 8 dan 12 jam tapi ngak rela bayarnya. Jadi ini mayan lah selama 6 jam kami 4 jam tidur dan 2 jam bersih-bersih. Mayan badan jadi fresh.
Ngisi waktu sebelum check in yang dibuka 4 jam sebelum departure, kami punya waktu 4 jam dan tas koper kami titip di hotel. Nagapin yah.... Makan di area food court lagi, kami pilih ThaiHang, makan seafood rice noodle soup, enak loh rasanya!
Lalu kami hunting keliling airport dan masuk keluar toko tapi belum belanja, setelah check in kami beli dendeng salmon yang katanya enak. Buat persiapan next trip yang dingin-dingin saya juga beli syal motif marple nya kanada, kebetulan ngak mahal CAD 20.
Setelah itu kami ke area gate dan pemeriksaan imigrasi sudah tidak ada lagi seperti di UK. Kami ke Plaza Premium Lounge yang ngak terlalu besar tapi makanannya lumayan.
Jam 2 pagi waktu Vancouver kami akan take off menuju Taipei dan berharap semoga yang duduk disebelah orangnya kecil...udah lemes bayangin 12 jam 20 menit sempit-sempitan. Saat semua zona telah dipanggil tinggallah zona kami, zona 5 dan sepandang mata memandang, syukurlah ngak asa orang ukuran jumbo dan benar sebelah kami cewe ukuran agak kecil dan sebelah dia cowo ukuran sedang...mayan dah.
Btw, wc pesawat bersih ternyata pramugarinya tiap beberapa jam membersihkan...hhmmm kirain pada ngak jorok nih orangnya.
Setelah mendarat lega rasanya bebas dari bangku sempit dan nanti Taipei-Jakarta asyik dapat bangku premium economy.
Kami transit 3.5 jam di Taoyoan Airport, Taipei...ngapain yah? Yang pasti makan dan nyari kamus pesanan si papa dan beli pinenaple cake 1 dus dan 1 teh. Bandara Taoyuan bagus juga loh, tiap gate nya didesain dengan tema yang berbeda, kami sempat keliling area gate C dan D dan saya suka dengan desain gate D karena lebih banyak pernak pernik pajangan seperti kereta dan kaligrafi.
Wow deh trip kali ini, keluar uang banyak ngak nyesel dan saya happy juga karena bikin banyak teman yang ngiler liat foto-foto saya dan ada beberapa yang tertarik mau ngetrip kesini.

Oleh Kumala Sukasari Budiyanto

2 komentar:

  1. Hallo Kak...salam kenal kak, senang sekali bs ketemu link kakak ..luar biasa kak..btw kak ...bs share berapa budget yang dikeluarkan, email rosmeililili@yahoo.com
    thx Rosmeili

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siapkan sekitar 30-40 jt, tergantung pemilihan hotel dan tiket pesawat...usahan beli tiket pesawat saat promo...kalo ngak promo, tiket economy class nya aja bisa 20 jt sendiri, kalau promo sekitar 12 jt an.

      Hapus