Penasaran bagaimana suasana Imlek-an di Singapore...., trip ke Singapore kali ini sengaja saya lakukan di H-1 dan hari H nya Imlek, tanggal 16-17 Februari 2026. Tujuan utama yang mau kami kunjungi adalah River Hongbao, tahun lalu pergi sebelum Imlek atraksi ini belum buka, atraksi ini biasanya mulai buka di H-2 Imlek sampai H+7.
Kami naik pesawat SQ jam 8.40 dan untungnya tidak delay karena pas jadwal take off hujan mereda. Kalau cuaca buruk si SQ ini suka "mogok terbang", bakal ditungguin cuaca bagus dulu baru mau take off.
Saat sudah semua penumpang duduk rapih di pesawat, aaaiihhh hujan lagi tapi aneh nih take off juga....he..he..ternyata area berawan yang dilewati sedikit doang, habis itu terang benderang.....pantesan tetap berangkat😁.
Hari ini H-1 Imlek dan kemarinnya weekend maka pesawat lumayan sepi terutama yang bisnis dan premium ekonomi, sepertinya yang mau jalan-jalan sudah berangkat Sabtu.
Setelah mendarat, kami langsung ke hotel naik taxi di area Tanjong Pagar. Selama perjalanan, supir taxi cerita, imlekan di Singapore mah boring, sepi, pada tutup...jadi tidur-tiduran aja di rumah. Kantor bisa ada tutup 5 hari tapi libur paling hari H dan sisanya potong cuti. Hari ini juga toko bakalan tutup jam 2 karena mau makan-makan keluarga. Nah lohhh.....kita ngapain nih datang ke tempat sunyi...ha...ha...(baca lanjutan cerita saya ya, beneran sepi kagak?😉)
Sesampainya di Sofitel City Center, kami foto-foto dulu sebelum check in.
Tapi sayang ngak bisa early check in di jam 12 an, hotel lagi full sehingga kami titip tas saja dan langsung naik MRT ke Chinatown untuk lunch.
Kami makan di Sicuan Restaurant (letaknya di kanan pintu keluar MRT exit A). Kami dulu pernah makan disini, dulu makan sup ikan bumbu mala nya rasanya unik dan enak. Saat ini kami makan yang lain, sup baso babi, bakmi dan springroll. Hhmmm lumayan rasanya, tapi lebih enak dan unik menu ikan bumbu mala.
Selanjutnya kami mau ke area Chinatown Point, hiasan jalanan Chinatown palimg bagus dekat jalan raya depan Chinatown Point, tapi hujan.... Hhmmm, cari akal deh, masuk lagi ke stasiun MRT exit A yang letaknya selangkah dari resto tempat kami makan, lalu keluar exit E. Kami masuk dulu ke mall Chinatown Point, karena mau foto jalanan belum bisa. Setelah hujan reda, barulah di foto nih kuda di perempatan jalan.
Lalu ada nih foto shio-shio dengan tampilan cucu dan menggemaskan. Tikus lagi dapat uang emas dan Tiger dapat angpao (isinya mungkin Yen atau Sin$ kali yaaa😄😄😄).Selesai foto, kami balik ke hotel untuk check in, mandi, ganti baju, istirahat sebenatar dan jam 5 sore baru keluar hotel menuju are Marina Bay Sands dan Garden by The Bay.
Jam 5 ini masih hujan. Walah.....gimana nih liat River Hongbao yang di tempat terbuka, luas pula....
Kita foto-foto dulu deh di MBS. Desain Imlek nya sederhana tapi berkelas, kudanya sepertinya terbuat dari kaca.
Hhmmm...ujannya masih belum berhenti juga dan karena perut sudah terasa kosong, kami cari makanan dulu. Niat kepingin makan di food court, udah beberapa kali kesini, ngak kesampaian melulu karena selalu penuh. Kali ini penasaran coba datang lagi...dan penuh lagi.m Akhirmya terpaksa makan yang agak keren deh di resto nya teh TWG yang letaknya di tengah-tengah per empatan area dalam mall, ini juga sempat antri tapi antriannya sedikit dan jelas. Makan disini agak makan budget tapi masih ok dan sesuai dengan yang disajikan. Kami makan seperti di foto ini plus es cream nya yang terbuat ada campuran teh TWG (lupa di foto). Teko nya unik, keliatannya keren banget, ngak tahunya teko biasa tapi ada cover besi warna gold.Selesai makan kami jalan ke area Garden by the bay dan hujan sudah tidak turun lagi sampai kami selesai keliling area River Hongbao...."anak soleha soalnya he..he..."
Di area ini sebenarnya ada pertunjukan dan khusus malam Imlek mulainya malam banget jam 10 malam, kalau hari biasa jam 8 malam. Kami jadinya foto-foto aja dengan hiasan dari aneka lampu. Kami masuk dari pintu dekat ticketing Garden by the bay. Pengunjungnya ramai banget dan malam pun masih berdatangan karena ada pertunjukan jam 10 sampaib12 malam.
Berikut beberapa tampilan hiasan lampu-lampunya.Saya paling suka dengan tampilan penari tradisional ini.
























