Tanggal 25-27 Juli 2026 adalah tanggal yang kami pilih untuk mgepasin tanggal Istana Singapore open house tanggal 26 Juli 2026, open house dalam rangka National Day.
Kami berangkat Sabtu sore naik SQ. Penerbangan lancar dan tiba di hotel langsung tidur.
Minggu pagi acara pertama tentulah makan pagi di hotel lanjut ke gereja di Bethany Church Singapore, Grand Hyatt Hotel. Pengkotbahnya kali ini "diimpor" dari Jakarta dan ternyata pembawaannya lucu banget he..he... kotbahnya tentang cara kita memandang masalah. Kalau kita memandang dari kacamata Tuhan pasti berbeda dengan cara kita memandang. Kadang masalah iti ada untuk membentik karakter kita dan kadang lama loh itu masalah supaya bisa menghasilkan hal yang wowwe, seperti kasus Yusuf....kenapa pula itu juru minuman yang ditolong diartikan mimpinya dan nebas, lupa ngebantu biar Yusuf keluar...ha..ha karena saat Firaun butuh orang yang bisa artikan mimpi, si Yusuf jadi gampang dicari oleh juru minuman karena Yusuf masih ada di penjara he..he...dan at the end happy kan Yusuf jadi perdana menteri.
Masalah itu pasti selesai walau kadang datang juga ngajak-ngajak "temannya"...ada kadaluarsanya, ada yang 1 jam, 1 bulan dan seumur hidup. Yang 1 jam misalnya macet, 1 bulan salah gunting rambut nah yang seumur hidup ya..tahilah ya, salah kawin.
Anyway link lengkap ada di youtube ini ya...
https://www.youtube.come/pQVeYsIPgoc?si=nb11UNaxvAOY5XtB
Selesai ibadah, kami naik Mrt dari Orchard ke Dhoby Gaut dan makan di Go Ang Pratunam, Plaza Singapore lantai 3. Kami order agak kebanyakan karena mengira menu nasi hainam itu nasinya aja, ternyata ada ayamnya...hhmmm kalau begitu ngak usah pesan ayam hainam 1/2 ekor ha..ha..

Setelah kenyang, kami jalan ke pintu masuk utama Istana Singapore. Foreigner bayar $S 20 dqn tidak diminta paspor hanya ada pengecekan barang bawaan sepetti layaknya naik pesawat.
Pemandangan yang pertama dilihat, lahan padang rumput yang luas banget.
Di pinggir padang rumput ada danau yang berpenghuni....he..he..penghuninya angsa...
Istana ini luas banget, 40 ha, setelah jalan cukup jauh, kami tiba di The Villa yang menyajikan pajangan souvenir-souvenir dari berbagai negara. Masuk kesini bayar $S10.
Di area pintu masuk di pajang souvenir kuda dari Indonesia.
Di bagian belakang ada juga gong dari Indonesia.
Di pintu keluar ada di bagikan buku bagi yang mau, 1 keluarga 1. Wah lumayan menghibur karena bisa melihat gedung utama yang saat ini ditutup katena renovasi, lewat foto-foto di buku.
Interior-nya gaya kolonial Inggris karena awal nya memang dibangun untuk kediaman Gubenur dari Inggris untuk Singapura. Hhmm tapi kalah bagus sih dengan istana-istana di Inggris yang pernah saya kunjungi....maklum yang di Inggris itu rumah bos nya.
Dipikir-pikir yah...ini istana mirip Istana Bogor yang di pinggir kebun raya karena disini juga banyak aneka tanaman. Letaknya juga di pinggir kota tapi ini super ekstrim karena di samping Orchard yang ramai dan penuh hedung bertingkat
Kami .sempat foto meriam artileri peninggalan jaman Jepang di halamam istana.
Lumayan pegal juga nih keliling area Istana.
Mengakhiri kunjungan, saya foto dengan latar monumen yang terletak di seberang jalan istana.
Jam masih menunjukkan pukul 4, harusnya mau makan di Chinatown tapi ini kaki lecet dan berasa dosa juga tadi makan kebanyakan...ya udahlah balik hotel aja nikmatin kamar hotel.Sesampainya di hotel bunyi donkkk alarm kebakaran dengan kata-kata yang sama seperti pernah kejadian pas malam-malam nginap disini. Huh huh untung masih di lobby, jadi saya nongkrong aja deh sambil pesan minuman bermodal voucher welcome drinl nya Accor.
Saat pesan minuman saya tanya donk...ke pelayannya...ha..ha..kena dah prank ke 2 kali nya, katanya lagi tes sound aja....sofitel oh sofitel ha..ha.. Ada sih nih pengumumannya dan tadi pagi saya ngak merasa lihat ini.
Kami menghabiskan waktu sampai di hotel, saya baca buku The Istana yang tadi dikasih sambil nge teh dan makan puding (beli di J.CO tadi di lantai bawah).Btw jalan kaki di Istana sukses nurunin berat badan @1 kilo loh padahal tadi kami makan ayam hainam banyak banget.
Hari Senin pagi setelah makan pagi di hotel kami ke Floral Fantasy Garden by the bay. Rute Mrt kalau lihat sambungan sih di Bugis tapi hadeh buset jalan antar line nya jauh, mau irit tenaga nih karena kaki lecet. Kotak katik ada yang enak tapi ganti 3 kali linectapi lebih pendek. Mr hijau Tanjung Pagar-Raffles, Mrt merah Raffles-Marina Bay Dan Mrt kuning Marina Bay-Bayfront....(btw sekarang dari Bayfront bisa langsung ke Harbour Front Sentosa loh...kapan-kapan saya coba).
Floral fantasy kali ini menampilakn karakter-karakter Disney. Pertama masuk disambut Woddy Dan Buzz.
Lalu ada Beauty & The Beast dan saya yang diantara nya deh....Ngopi-ngopi cantik bareng si Winnie the Pooh & friends.Ada juga si Elsa yang lagi "kepanasam"Foto bersama dua sejoli yang sedang jatuh cinta.Di area depan loket tiket ada nih patung 2 beruang, kirain patung apa, ternyata Florestan dan Eusebius adalah dua sisi kepribadian berbeda yang diciptakan oleh komponis era Romantik, Robert Schumann, untuk menggambarkan dua sisi emosinya.



















Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.